PEMUSATAN KELAS 9G DAN 9H SMPN 1 RANDUBLATUNG

Dalam era modern seperti sekarang ini memang semua orang dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan teknologi yang berkembang. apalagi bila dikaitkan dengan dunia pendidikan yang dalam hal ini saya akan meyampaikan pengalaman saya ketika mengajar anak-anak SMPN 1 Randublatung.

Mendekati ujian nasional siswa dituntut untuk selalu bisa optimal dan mampu memahami semua materi dalam rangka menghapi ujian nasional, hal ini merupakan harapan dan sekaligus tuntutan bapak/ibu guru untuk semua siswanya.

Namun lain hal jika hal ini kita amati pada siswa, banyak siswa yang merasa tertekan dan takut bahkan bingung apa yang harus dilakukan terlebih dahulu karena umumnya sebagian siswa bingung harus memulai dulu dari mana mereka belajar. sehingga dalam hal ini antara siswa dengan guru ada perbedaan keinginan , akan tetapi untuk siswa dalam hal ini lebih fleksible karena mau tidak mau siswa harus melaksanakan perintah guru yaitu dengan berusaha belajar dengan semaksimal mungkin yang kemudian dari hasil akhir adalah dengan lulus ujian nasional dengan nilai yang gemilang.

Salah satu keputusan Kepala Sekolah dalam masalah ini adalah dengan pemusatan siswa , maksudnya adalah siswa dikelompokkan kedalam kelas sesuai dengan grade atau tingkat kepandaian siswa masing-masing. sehingga didapatkan kelas dengan anak pandai di kelompok A dan anak yang dikatakan kurang pandai dikelompok paling akhir, dan untuk anak smp kelas 9 yang dikelompokkan paling bawah adalah  dikelompok 9h.

Kenyataan seperti inilah yang menjadi beban siswa itu sendiri, mereka merasa tersisihkan dari temannya dan dianggap sebagai siswa yang kurang pandai , selain itu guru juga akan mengalami beban yang berat pada saat mengajar dikelas tersebut karena banyak sekali siswa yang kurang pandai sehingga dalam mengajar perlu menggunakan metode dan cara yang luar biasa sekaligus membutuhkan potensi yang cukup tinggi aagar siswa dapat mengejar ketertinggalan tersebut.

Sehingga harapan saya kedepan sekolah SMP Khususnya SMPN 1 Randublatung dapat mencari solusi pemusatan kelas yang kurang tepat menuju cara atau metode yang lebih baik dan nyaman sehingga tercipta suatu suasana pendidikan yang kondusif dan menyenangkan.

Sukses Selalu………….

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s